Pengakuan untuk dua inovator desa
FAO memasukkan Istiqamah asal Aceh dan Rulyantina asal Banten ke dalam daftar 100 Women Heroes. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian World Food Forum di Roma atas kontribusi mereka pada pertanian berkelanjutan dan ekonomi perdesaan.
Kopi dikelola bersama
Istiqamah menjadi sekretaris koperasi kopi dengan 980 anggota yang mengelola lebih dari 1.200 hektare secara kolektif. Praktik wanatani dipakai untuk memadukan produksi, pelestarian lingkungan, dan keterlibatan perempuan dalam rantai pasok.
Talas beneng membuka nilai tambah
Rulyantina mengolah talas beneng menjadi beragam produk dengan pendekatan minim limbah. Inovasi itu mendukung diversifikasi pangan, peluang usaha, serta penghasilan bagi perempuan dan pelaku UMKM di sekitarnya.
Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.
Baca sumber asli di ANTARA News ↗


