Aktivitas terekam seismograf

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis pagi. Aktivitas letusan terekam alat pemantau, sementara kondisi di sekitar puncak membuat kolom abu tidak terlihat langsung.

Erupsi ke-63 tahun ini

Pos Pengamatan Gunung Api Marapi mencatat kejadian tersebut sebagai erupsi ke-63 sepanjang 2026 dan yang pertama pada Oktober. Pemantauan tetap diperlukan karena kondisi visual dapat berubah mengikuti cuaca di puncak.

Warga diminta tetap waspada

Masyarakat perlu mematuhi pembatasan kawasan, melindungi diri bila terjadi hujan abu, dan mewaspadai aliran sungai yang berhulu di puncak saat hujan. Informasi keselamatan sebaiknya merujuk pada pemerintah daerah dan pos pengamatan resmi.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗