Kenaikan tidak lagi otomatis

Kemendikdasmen menyiapkan kebijakan yang menjadikan capaian belajar sebagai dasar kenaikan kelas. Penilaian tidak berhenti pada nilai akademik, tetapi juga melihat perilaku, kejujuran, dan akhlak murid.

Karakter menjadi bagian evaluasi

Pemerintah menilai pendidikan perlu menghasilkan peserta didik yang cakap sekaligus berintegritas. Unsur nonakademik karena itu akan masuk ke pertimbangan sekolah, bukan dipisahkan dari hasil pembelajaran.

Keputusan dibahas bersama guru

Penentuan kenaikan kelas direncanakan melalui rapat yang melibatkan wali kelas dan guru mata pelajaran. Petunjuk pelaksanaan, ukuran penilaian, dan prosedur sekolah masih menunggu peraturan menteri.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗