Acuan waktu berpindah ke inti atom

Berbeda dari jam atom yang memakai transisi elektron, perangkat baru memanfaatkan perubahan tingkat energi di dalam inti torium-229. Transisi nuklir diperkirakan lebih tahan terhadap sejumlah gangguan elektromagnetik.

Sumber laser menjadi terobosan utama

Peneliti Universitas Tsinghua membangun laser ultraviolet vakum 148 nanometer dan kristal kalsium fluorida dengan 1,4 mikrogram torium-229. Kombinasi itu memungkinkan sistem beroperasi stabil dalam loop tertutup.

Navigasi dan antariksa menjadi sasaran

Jam nuklir solid-state dinilai memiliki peluang untuk diperkecil dan direkayasa bagi kebutuhan praktis. Penerapannya diproyeksikan mencakup navigasi satelit serta eksplorasi ruang angkasa dalam.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗