Dua pola tidur yang berseberangan
Social jetlag adalah kondisi ketika seseorang memiliki dua pola tidur yang berseberangan, umumnya karena perbedaan mencolok antara hari kerja dan hari libur. Kekurangan tidur pada hari kerja biasanya diganti dengan durasi tidur yang jauh lebih panjang saat libur, dan perubahan drastis itu dapat mengacaukan ritme sirkadian yang mengatur siklus tubuh selama 24 jam.
Beda dari jet lag perjalanan
Kondisi ini memiliki kesamaan dengan jet lag setelah bepergian ke zona waktu berbeda, tetapi penyebabnya tidak sama. Jet lag terjadi karena tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan zona waktu, sedangkan social jetlag muncul akibat perubahan rutinitas tidur tanpa berpindah lokasi. Jadwal yang berubah-ubah membuat tubuh seolah harus menyesuaikan diri dengan jadwal baru setiap beberapa hari sehingga kualitas tidur terganggu.
Risiko kesehatan dan performa
Social jetlag dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, obesitas, dan depresi. Kurang tidur juga menurunkan kewaspadaan, mengganggu koordinasi mata dan tangan, serta melemahkan kemampuan mengingat dan berpikir logis, selain memengaruhi kestabilan emosi. Pola tidur tidak teratur turut dihubungkan dengan performa akademik yang lebih rendah, sehingga konsistensi waktu tidur dinilai sama pentingnya dengan kecukupan durasi tidur.
Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.
Baca sumber asli di ANTARA News ↗


