Komitmen belum cukup

Ekonom INDEF M Rizal Taufikurahman meminta pemerintah memastikan pembiayaan transisi hijau dari rangkaian pertemuan IMF dan Bank Dunia tidak berhenti sebagai capaian diplomasi. Realisasi dinilai terhambat kesiapan proyek, regulasi, dan risiko pembiayaan.

Proyek harus lebih siap

Pemerintah disarankan mempercepat proyek energi terbarukan, infrastruktur kelistrikan, dan industri rendah karbon. Skema pembiayaan campuran, penjaminan risiko, dan modal swasta dapat memperkecil kesenjangan antara janji dan pencairan.

Dampak nyata menjadi ukuran

Evaluasi pembiayaan hijau perlu melihat investasi yang terealisasi, lapangan kerja, nilai tambah industri, dan penurunan emisi. Rancangannya juga harus mempertimbangkan kapasitas fiskal agar tidak menambah tekanan pada keuangan negara.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗