Korban sipil berjatuhan
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam serangan udara yang terjadi pada 28 September di dekat sebuah pasar di Kalchau, Negara Bagian Rakhine. Laporan awal menyebut 50 orang tewas dan hampir 60 lainnya terluka.
Akses bantuan diminta dibuka
PBB mendesak pihak yang bertikai mematuhi hukum internasional dan memberi akses yang aman, berkelanjutan, serta tanpa hambatan kepada lembaga kemanusiaan. Pertanggungjawaban atas serangan juga diminta.
Pemulangan pengungsi dipersoalkan
PBB menilai kekerasan menunjukkan belum ada kondisi untuk pemulangan yang aman dan sukarela, termasuk bagi Rohingya. Malaysia turut diminta menghentikan deportasi warga Myanmar yang berisiko menghadapi persekusi atau ancaman serius.
Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.
Baca sumber asli di ANTARA News ↗


