Debut menjadi tolok ukur

Moses Andar Simanjuntak dan Reya Azzahra Yulianti dipercaya turun sebagai pasangan pembuka pada Kejuaraan Dunia Junior Beregu 2026. Kemenangan awal atas Ulvi Huseynov dan Leyla Jamalzade memberi gambaran pertama tentang posisi permainan mereka dalam persaingan internasional.

Arena menuntut adaptasi

Moses menilai pencahayaan, karakter kok, dan luas arena masih perlu disesuaikan, meski tidak menjadi kendala besar. Reya menekankan pentingnya mempertahankan fokus dan pola permainan ketika kualitas lawan meningkat.

Modal untuk laga berikutnya

Indonesia menuntaskan dua gim relay dengan skor 55-25 dan 55-11. Tim tetap perlu menaikkan performa karena atmosfer turnamen level dunia menuntut konsentrasi sejak awal hingga pertandingan selesai.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗