Proyeksi disesuaikan

Komite Stabilitas Sistem Keuangan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 5,4-5,5 persen, dari rentang 5,6-6,0 persen yang disampaikan pada Agustus.

Penyangga domestik tetap bekerja

KSSK menilai konsumsi rumah tangga, belanja negara, perlindungan sosial, hilirisasi, dan pembangunan infrastruktur membantu menjaga aktivitas ekonomi di tengah tekanan global.

Manufaktur masih ekspansif

Penjualan kendaraan pada September tumbuh secara tahunan, sementara PMI manufaktur naik dari kisaran 52 pada September menjadi 54 pada Oktober. Ekspor nonmigas juga disebut tetap positif.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗