Target dinilai ambisius

Indef menilai rencana kredit produktif Rp400 triliun dapat memperluas pembiayaan, tetapi targetnya cukup tinggi ketika pertumbuhan kredit UMKM masih terbatas dan kredit modal kerja mengalami kontraksi.

Akses pasar menentukan dampak

Tambahan modal dapat membantu teknologi, efisiensi produksi, dan pemenuhan pesanan. Namun, pinjaman berisiko membebani arus kas bila penjualan tidak tumbuh dan usaha belum memiliki pembeli yang jelas.

Ukuran keberhasilan diperluas

Penilaian program tidak cukup berhenti pada nilai penyaluran. Produktivitas, laba, penciptaan lapangan kerja, serta kualitas kredit perlu dijaga melalui penilaian berbasis arus kas dan pendampingan.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗