Target tujuh emas terlewati

Kontingen Indonesia melampaui target tujuh medali emas Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menambah perolehan menjadi delapan emas pada Rabu. Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee Indonesia, Rima Ferdianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan chef de mission beserta timnya dari Nagoya.

Perolehan medali

Hingga pukul 18.00 waktu setempat, Indonesia mengoleksi delapan emas, enam perak, dan 19 perunggu. Rima menilai pencapaian itu merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah seluruh anggota kontingen sepanjang pertandingan, sekaligus bentuk penjagaan kehormatan Indonesia di ajang olahraga disabilitas tingkat Asia.

Boccia jadi penyumbang utama

Emas kedelapan dipersembahkan atlet boccia Felix Ardi Yudha setelah mengalahkan wakil Thailand Phakphum Linchum 5-3 pada final nomor individual putra BC2 di Nagoya City General Gymnasium. Sebelumnya Handayani dan Gischa Zayana juga meraih emas dari nomor individual putri BC1 dan BC2, sehingga boccia menyumbang tiga emas. Lima emas lainnya datang dari para renang lewat Maulana Rifky Yavianda yang meraih dua emas, para atletik lewat I Kadek Dwi Purwana Yasa dan Karisma Evi Tiarani, serta para balap sepeda lewat Muhammad Fadli Imammuddin.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗