Nilai tambah mulai terlihat

CORE Indonesia menilai kenaikan ekspor dan penerimaan negara menunjukkan hilirisasi nikel mulai memperkuat industri pengolahan. Produksi bijih nikel tercatat 173,79 juta ton per awal September, sementara ekspor nikel dan turunannya tumbuh tajam pada semester pertama.

Rantai produksi belum selesai

Sebagian besar fasilitas masih menghasilkan nickel pig iron, feronikel, atau mixed hydroxide precipitate. Produk tersebut penting bagi baja dan baterai, tetapi manfaat ekonomi dinilai akan lebih besar bila prekursor, katoda, sel baterai, serta barang akhir juga dibuat di Indonesia.

Proyek baru membuka ruang pendalaman

Proyek Vale di Pomalaa, Morowali, dan Sorowako dirancang menghasilkan sekitar 240 ribu ton MHP per tahun. Tantangannya adalah memperbesar peran pemasok nasional dan memastikan investasi itu menciptakan rantai industri yang lebih panjang di daerah operasi.

Catatan redaksi

Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.

Baca sumber asli di ANTARA News ↗