Posisi stok pertengahan Oktober
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan stok beras pemerintah di gudang-gudang lembaganya pada pertengahan Oktober 2026 mencapai 4,55 juta ton. Angka itu disampaikan usai peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan dan kemasan baru SPHP di Kalurahan Potorono, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penyebab penurunan dari September
Stok berkurang dibandingkan September yang sempat mencapai 5,4 juta ton. Rizal menyebut penurunan terjadi karena penyaluran yang besar untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, bantuan pangan, serta bantuan bagi korban bencana alam, di antaranya di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.
Antisipasi El Nino dan paceklik
Bulog menyatakan stok di gudang aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setidaknya sampai awal 2027, atau sekitar enam bulan ke depan. Untuk beras SPHP kemasan baru Beras Kita Medium, pasokan akan ditambah satu juta ton agar kebutuhan tercukupi hingga Maret 2027 sebagai antisipasi dampak El Nino dan paceklik.
Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.
Baca sumber asli di ANTARA News ↗


