Pertumbuhan kredit
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat penyaluran kredit Rp1.606 triliun hingga September 2026 atau tumbuh 16 persen secara tahunan. Direktur Keuangan Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan pertumbuhan bank only itu naik dibandingkan 11,6 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya, dan disampaikan dalam paparan publik laporan keuangan triwulan III/2026 secara daring di Jakarta, Jumat.
Sebaran pembiayaan
Kredit ke sektor pemerintahan dan badan usaha milik negara tumbuh 23,8 persen secara tahunan menjadi Rp473 triliun, yang menurut Novita menopang agenda infrastruktur, energi, ketahanan pangan, dan layanan publik. Pembiayaan ke ekosistem bisnis penopang ekonomi naik 18,5 persen menjadi Rp910 triliun, sementara kredit usaha mikro tumbuh 12,9 persen menjadi Rp31,2 triliun dengan jangkauan 37 provinsi.
Kinerja keuangan
Bank Mandiri melaporkan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun per September 2026 atau tumbuh 20,7 persen secara tahunan. Pendapatan tumbuh 7,08 persen menjadi Rp97,3 triliun, sedangkan pendapatan non-bunga naik lebih cepat, 13,8 persen, menjadi Rp29,4 triliun seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan layanan perbankan.
Claudio Daily merangkum dan menulis ulang informasi dari laporan sumber. Untuk konteks lengkap, kutipan, dan pembaruan terbaru, baca laporan asli.
Baca sumber asli di ANTARA News ↗


